Program LRT Semarang Menjadi Primadona Yang Ditawarkan dalam SEMBIZ 2018

Kota Semarang masih memiliki daya tarik yang kuat bagi para investor untuk berinvestasi. Hal ini dibuktikan dalam SEMBIZ (Seminar Bussines Forum) pada Rabu,  17 Oktober 2018 di Hotel Patra Semarang. Acara tersebut diselenggarakan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Semarang. 

Nilai ivestasi di Kota Semarang dari tahun ketahun mengalami peningkatan. Dalam kurun waktu tiga tahun terakhir rata-rata nilai investasi mencapai Rp. 15-29 triliun.

Acara tersebut dihadiri oleh banyak investor, termasuk investor besar baik dari dalam maupun luar negri. Pemerintah Kota Semarang menawarkan 4 program besar kepada para investor. Keempat peluang investasi tersebut adalah Pembangunan Kereta Api Ringan atau disebut Light Rail Train (LRT) trase pertama,  yakni jalur Bandara Jenderal Ahmad Yani - Madukoro - Pasar Bulu, pembangunan Underground Simpang Lima, Pembangunan Semarang Expo Center, dan Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLSTa)  TPA Jatibarang.

Walikota Semarang, Hendrar Prihadi, mengungkapkan dalam pembukaan acara SEMBIZ ke 12 tersebut,  beberapa investor telah melakukan penandatanganan Letter Of Intent (LOI) , terkait pembangunan infrastruktur rumah sakit , properti,  dan SPBU . Senilai 17 triliun serta dilirik sebanyak 22 investor. 

Sektor Pariwisata menjadi salah satu potensi yang dikembangkan karena sektor pariwisata menjadi penyumbang devisa terbesar di Indonesia dan Kota Semarang memiliki potensi wisata yang sangat menarik,  baik berupa alam maupun wahananya serta iklim yang kondusif dapat menciptakan suasana nyaman untuk berinvestasi di Kota Semarang. 

Share this post

DPMPTSP Semarang © Copyright 2017. All Rights Reserved.